Hati-Hati! Sekarang Marak Razia Izin Edar Hand sanitizer

/

Maraknya razia hand sanitizer dikarenakan kurangnya sosialisasi penyuluhan mengenai pentingnya mengurus ijin edar di Kemenkes serta uji BPOM kelayakan bahan yang dipakai untuk membuat hand sanitizer apakah sudah memenuhi standar apa belum.

Perlukah Razia Izin Edar Hand Sanitizer?

razia izin edar hand sanitizer

Banyak para pelaku usaha hanya memikirkan keuntungan cepat tanpa memikirkan dampaknya bila mereka terkena razia otomatis usaha mereka dihentikan sementara untuk menjual sanitizer. Biasanya hand sanitizer yang dijual tanpa ijin emang lebih murah dibandingkan yang memiliki ijin lengkap. Praktis masyarakat memilih opsi kedua yaitu sanitizer murah. Selain lebih ekonomis mereka juga dapat menghemat biaya lebih banyak ketimbang membeli sanitizer pabrikan resmi seperti Nouvo antis dan lain sebaginya. Apalagi untuk pembelian dalam skala besar, membeli Hand Sanitizer literan atau dalam kemasan galon akan jauh lebih hemat.

Biasanya penjualan lebih banyak diterima pelaku usaha pembuat sanitizer home Made. Tapi kekurangannya mereka sewaktu waktu banyak ditanya mengenai ijin edar BPOM atau Kemenkes oleh konsumen yang mulai tidak mempercayai kualitas produk sanitizer buatan home Made yang bilamana menjadi berkepanjangan dan terdapat komplenan mereka bisa melaporkan produk ilegal kita ke kepolisian.hand sanitizer menjadi wahana sumber kebutuhan utama di tengah virus Corona karena mereka pasti ingin melindungi diri masing masing dari virus tertular tersebut.

Sanitizer yang bagus memliki kandungan alkohol dikisaran 70-80% dengan tingkat perbandingan campuran air lebih sedikit dibanding alkoholnya.sanitizer pabrikan resmi biasanya Uda diuji coba tingkat kelayakan yang sudah memenuhi standar prosedur who. Karena itu maraknya razia hand sanitizer tanpa ijin jelas untuk membuat pelaku usaha membuktikan kualitas produk mereka untuk proses ke uji lab BPOM bahwa produk mereka bisa atau tidak untuk memenuhi standar who sebenarnya disini Razia ijin edar hanya untuk memberikan kesadaran kepada pelaku usaha home Made dalam memberikan tingkat kepercayaan kepada konsumen atau masyarakat bahwa produk mereka benar adanya sudah memenuhi standar hospital.

Untuk mengurus ijin edar Kemenkes biasanya memakan waktu 2-3 Minggu kerja dengan diberikan masa berlaku ijin selama 1 tahun untuk proses elimasi apakah layak untuk ijin selnjutanya.akan diberikan masa berlaku selama 5 tahun berarti produk sanitizer tersebut sudah memenuhi standar uji kelayakan who/hospital.sanitizer yang sudah keluar ijin BSA langsung ditulis di label stiker produknya.

Artike Hand Sanitizer lainnya :

Tips Menjauhi Terlibat Masalah Izin Edar Hand Sanitizer

awas razia izin edar hand sanitizer

Sebenarnya tidak terlalu bermasalah jika Anda membuat Hand Sanitizer untuk digunakan sendiri, namun jika Anda berniat untuk menjualnya, maka Anda harus mengurus surat izinnya.

Berikut tips menghindari agar tidak terlibat razia izin edar hand sanitizer  :

  1. Belilah Hand Sanitizer yang sudah memiliki izin Kemenkes. Ditandai dengan stiker yang bertuliskan Kemenkes RI PKD : xxxxx.
  2. Belilah Hand Sanitizer dalam jumlah yang wajar
  3. Beli untuk langsung digunakan, jangan lakukan penimbunan dalam jangka waktu yang lama.
  4. Biasakan membeli Hand Sanitizer melalui toko yang jelas alamat dan reputasinya.
  5. Jika berniat menjual Hand Sanitizer, lengkapi semua izin yang diperlukan. Diantaranya Surat Izin Produksi dan Surat Izin Edar.

Jika dilakukan dengan bijak dan sesuai prosedur, razia izin Hand Sanitizer bisa menjadi alat yang efektif untuk mengurangi bahaya yang timbul dari Hand Sanitizer yang tidak berstandar. Namun jika hanya dijadikan ajang untuk pungli, maka ia hanya akan menambah daftar panjang buruknya birokrasi kita dan suburnya budaya korupsi. Yang sekali lagi, kita sebagai pelaku bisnis maupun masyarakat awam hanya kebagian repot dan ribetnya.

Tinggalkan komentar